Senin, 06 Agustus 2012

LTE, Dimanakah Alokasinya ?


Perkembangan LTE di Indonesia saat ini masih dalam tahap uji coba. Operator telekomunikasi di Indonesia mulai giat untuk mempersiapkan jaringan untuk mengakomodir teknologi 3.9G ini. Operator telekomunikasi di Indonesia lebih memilih menggunakan LTE dalam mempersiapkan jaringan mereka untuk menuju era 4G di masa mendatang. 3 operator besar di Indonesia telah melakukan ujicoba LTE. XL Axiata telah melakukan uji coba LTE pada bulan Desember 2010 lalu dan hingga saat ini XL Axiata masih meneruskan mengkaji dan melakukan uji coba. Selain XL Axiata, Telkomsel dan Indosat juga telah mempersiapkan percobaan awal untuk LTE ini. Saat ini para operator telah siap untuk implementasi LTE tetapi masih menunggu adanya regulasi dari pemerintah tentang penyelenggaran LTE di Indonesia. Saat ini, pemerintah belum memutuskan pita frekuensi yang akan digunakan untuk LTE sehingga para operator belum dapat memberikan layanan LTE ini ke pelanggan. Terkait dengan pengembangan teknologi LTE, pada bulan Mei tahun 2010 lalu pemerintah melalui Dirjen Pos dan Telekomunikasi Departemen Komunikasi dan Informasi telah menerbitkan White PaperStudy Group Alokasi Pita Frekuensi Radio Untuk Komunikasi Radio Teknologi 4G” yang merupakan konsep regulasi/kebijakan pemerintah dalam penataan spektrum frekuensi radio layanan akses pita lebar berbasis 4G. Konsep ini disusun berdasarkan sejumlah masukan pada konsultasi publik Penataan Frekuensi 4G yang diadakan pada awal tahun 2010, maupun sejumlah masukan dari berbagai pihak, serta referensi-referensi pada beberapa forum internasional seperti APT (Asia Pacific Telecommunity) Wireless Forum, ITU study group, dan sebagainya.
Pada gambar dibawah ini menunjukkan beberapa alokasi frekuensi yang akan digunakan untuk implementasi LTE. Tetapi kondisi saat ini alokasi beberapa alokasi frekuensi tersebut telah digunakan untuk teknologi-teknologi yang lain.






Dengan kondisi alokasi frekuensi di Indonesia saat ini membutuhkan pertimbangan yang matang dalam implementasi LTE di suatu alokasi frekuensi tertentu. Pada frekuensi 700 MHz terdapat alokasi frekuensi untuk analog TV sehingga implementasi LTE akan tergantung dari perkembangan pelaksanaan digital devidend di Indonesia. Padahal roadmap dari digital devidend baru akan selesai pada tahun 2018 sehingga penggunaan teknologi mobile broadband pada alokasi frekuensi ini baru dapat dilaksanakan setelah tahun 2018. Pada frekuensi 850 MHz dialokasikan untuk FWA (Fixed Wireless Access) yang dahulu telah dipindah dari pita frekuensi 1900 MHz dan hampir tidak mungkin untuk dipindah kembali. Pada pita frekuensi 2600 MHz terdapat alokasi frekuensi untuk BSS (Broadcasting Satelit Service) yang telah mempunyai lebih dari 700 ribu pelanggan dan agak sulit untuk dipindahkan. Pada pita frekuensi 900 dan 1800 terdapat alokasi frekuensi untuk GSM. Dimana pembagian lebar pita yang tersedia untuk operator pada kedua alokasi frekuensi ini tidak sama satu sama lain dan memiliki lebar pita yang sempit. Terutama pada pita frekuensi 900 MHz yang hanya memiliki lebar pita 25 MHz. Sedangkan untuk pita frekuensi 2100 MHz, para operator memiliki lebar pita frekuensi yang sama yaitu sebesar 10 MHz dan masih terdapat 2 blok frekuensi yang masih kosong. Tetapi dalam implementasi LTE di pita frekuensi 2100 MHz harus mempertimbangkan posisi dari blok frekuensi yang telah ditempati oleh masing-masing operator agar dapat berdampingan dan lebar pita yang dapat disediakan untuk implementasi LTE sehingga implementasi LTE dapat optimal untuk layanan broadband dengan kecepatan tinggi. Selain itu terdapat blok frekuensi 2300 yang saat ini digunakan untuk teknologi WiMAX. Penggunaan blok frekuensi ini untuk teknologi LTE juga memungkinkan tetapi harus mempertimbangkan bagaimana perkembangan dari teknologi WiMAX.

Penulis :
Satrio Hendartono
g3rry_satrio@yahoo.com

Artikel Terkait

0 komentar:

Posting Komentar

Membuat Link Pada Komentar Anda
Agar pembaca bisa langsung klik link address, ketik:
<a href="link address">keyword </a>
Contoh:
Info terkini klik <a href="www.manajementelekomunikasi.org"> disini. </a>
Hasilnya:
Info terkini klik disini.

Menambahkan Gambar Pada Komentar
Anda bisa menambahkan gambar pada komentar, dengan menggunakan NCode berikut:

[ i m ] URL gambar [ / i m ]

Gambar disarankan memiliki lebar tidak lebih dari 500 pixels, agar tidak melebihi kolom komentar.

---

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger