Rabu, 21 November 2012

STUDI KASUS #5: Regulasi KONVERGENSI

REGULASI KONVERGENSI DI SEJUMLAH NEGARA

oleh: Djamhari Sirat

Sejumlah negara sudah atau sedang bersiap memasuki era konvergensi. Studi kasus ini
merupakan tinjauan atas regulasi di sejumlah negara antara lain guna memahami para
stakeholder yang terlibat berikut jenis dan risiko masing-masing.

Sejumlah pihak masih berdebat tentang definisi konvergensi. Tetapi pada dasarnya
mereka saling melengkapi dan ini menunjukkan luasnya dimensi konvergensi yang
dihadapi yaitu: network convergence, services delivery convergence, services convergence,
terminal convergence, contents convergence, user culture convergence, business
convergence, digital convergence. Tidak sederhana.

Pada akhirnya pusaran konvergensi akan menyatukan telekomunikasi, penyiaran, dan
internet seperti pada gambar berikut.

Pusaran konvergensi
Pusaran Konvergensi

Bagi konsumen proses konvergensi berlangsung dengan menggembirakan. Selama
beberapa tahun terakhir, konsumen telah benar-benar mulai merasakan dampaknya pada
tingkat terminal dan penurunan biaya layanan. Panggilan telepon dapat dilakukan dari
PC melalui jaringan Internet dan layanan Internet bisa diakses menggunakan terminal
mobile, program televisi dan radio juga bisa dinikmati di PC dan smartphone yang
terhubung broadband.

Juga, pada tingkat operator, perbedaan antara broadcaster, operator seluler, dan fixed-
line operator dan ‘broadband provider' menjadi kabur. Pelaku industri
menyelenggarakan layanan bersama dengan cara-cara yang inovatif dalam upaya untuk
menarik dan mempertahankan pelanggan serta menjaga kelangsungan usaha di tengah
tren penurunan pertumbuhan pendapatan.

Bagaimana dengan kesiapan regulator? Kita akan melihatnya di sejumlah negara seperti
Inggris, Italia, Malaysia, Korea, Jepang, Australia, Belanda, dan Amerika Serikat.

Tugas:

Temukan informasi tentang regulasi yang sudah atau akan berjalan di masing-masing
negara tersebut menghadapi era konvergensi dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Setiap kelompok memilih sebuah negara akan dijadikan ‘sasaran’ dan setiap anggota kelompok berbagi hasil penelitiannya secara terbuka pada platform ini
  2. Data penting yang perlu diidentifikasi adalah para stakeholders beserta kepentingannya, produk-produk regulasi yang berlaku termasuk badan apa saja yang menetapkan dan melaksanakan regulasi tersebut berikut definisi konvergensi yang digunakan dan aspek-aspek yang diregulasi.
  3. Pengumpulan data dilaksanakan sejak tugas ini diberikan dan setiap kelompok akan menyampaikan ringkasan secara tertulis berikut pendekatan yang sesuai dengan kondisi Indonesia berikut penjelasannya.
  4. Ringkasan dikumpulkan hari Selasa, 27 November 2012 
  5. Format bebas.

Acuan:

CONVERGENCE, User Expectations, Communications Enablers and Business
Opportunities, Christian Saxtoft, John Wiley & Sons Ltd, 2008

Selamat bertugas !!

Artikel Terkait

10 komentar:

  1. konvergensi itu seperti one stop service begitu?
    -eloksa-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sederhananya bisa begitu. Di sisi penyesia layanan, siapa saja bisa menyelenggarakan layanan telekomunikasi, penyiaran, dan informasi. Di sisi pengguna juga demikian. Semua layanan tersebut dapat diakses dari satu peripheral saja, misalnya nonton dan melakukan pembicaraan menggunakan notebook, akses informasi dan siaran dari smartphone.

      Semoga penjelasan ini bisa membantu.

      Hapus

Membuat Link Pada Komentar Anda
Agar pembaca bisa langsung klik link address, ketik:
<a href="link address">keyword </a>
Contoh:
Info terkini klik <a href="www.manajementelekomunikasi.org"> disini. </a>
Hasilnya:
Info terkini klik disini.

Menambahkan Gambar Pada Komentar
Anda bisa menambahkan gambar pada komentar, dengan menggunakan NCode berikut:

[ i m ] URL gambar [ / i m ]

Gambar disarankan memiliki lebar tidak lebih dari 500 pixels, agar tidak melebihi kolom komentar.

---

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger