Sabtu, 14 Mei 2011

Membangun Data Center Terbesar, Terbaik dan Teraman Se-Asia Tenggara di Kalimantan

Potensi pasar data akan semakin pesat dimasa mendatang, kebutuhan akan Pusat Penyimpanan Data yang aman adalah hal mutlak untuk menjamin kebutuhan data jangka panjang yang berkelanjutan. Banyak pihak, baik itu personal, pemerintah, perusahaan, dan semua elemen masyarakat yang semakin sadar pentingnya data center dan data recovery center dengan infrastruktur memadai. Ditambah teknologi Cloud Computing adalah salah satu issue utama pembangunan infrastruktur data center pada saat ini.

  
Sebaran Jumlah Data Center Di Dunia

Menurut Data Center Map (13 May 2011), jumlah data center yang dikomersilkan di Dunia adalah 1979 yang terletak di 78 Negara, dimana porsi terbesar adalah berada di Amerika (924), Inggris (127), kemudian Jerman (120) dan Prancis (91).

Sebaran Jumlah Data Center Di Indonesia

Indonesia memiliki 13 Data Center komersil yang sebagian besar berada di Jakarta. dengan catatan sebagai berikut:

Indonesia facts from the CIA World Factbook: 
Location: 
Southeastern Asia, archipelago between the Indian Ocean and the Pacific Ocean 
Natural hazards: 
occasional floods, severe droughts, tsunamis, earthquakes, volcanoes, forest fires 
Telecommunications: 
general assessment: domestic service fair, international service good 
domestic: interisland microwave system and HF radio police net domestic satellite communications system coverage provided by existing network has been expanded by use of over 200,000 telephone kiosks many located in remote areas mobile cellular subscribership growing rapidly 
international: country code - 62 landing point for both the SEA-ME-WE-3 and SEA-ME-WE-4 submarine cable networks that provide links throughout Asia, the Middle East, and Europe satellite earth stations - 2 Intelsat (1 Indian Ocean and 1 Pacific Ocean) 
Internet hosts: 753,200 (2008) 
Internet users: 13 million (2007)

Dari laporan CIA World Factbook diatas, terlihat bahwa faktor keamanan dari gempa bumi, gunung meletus, banjir, kekeringan dan kebakaran hutan yang menjadi salah satu faktor penting bagi issue keamanan data center, harus diperhatikan dalam perencanaan pembangunan.

Klasifikasi Data Center

Pembangunan Data Center akan mempertimbangkan besarnya Investasi, ROI (Return of Investment), dan Performance.

Dari sisi performance, data center terbagi jadi 4 kelas, dimana masing-masing dijelaskan sebagai berikut:
  • Tier 1 = Non-redundant capacity components (single uplink and servers).
  • Tier 2 = Tier 1 + Redundant capacity components.
  • Tier 3 = Tier 1 + Tier 2 + Dual-powered equipments and multiple uplinks.
  • Tier 4 = Tier 1 + Tier 2 + Tier 3 + all components are fully fault-tolerant including uplinks, storage, chillers, HVAC systems, servers etc. Everything is dual-powered.
Dengan jaminan availability:
  • Tier 1: Guaranteeing 99.671% availability.
  • Tier 2: Guaranteeing 99.741% availability.
  • Tier 3: Guaranteeing 99.982% availability.
  • Tier 4: Guaranteeing 99.995% availability.
Dari klasifikasi diatas, data center Tier 1 adalah pusat data yang digunakan untuk usaha kecil atau toko, sedangkan data center tier 4 adalah yang terkuat dan teraman dari kegagalan akses, data center Tier 4 dirancang untuk host yang membutuhkan sistem komputer critical server dengan subsystem yang berlebihan (pendingin, listrik, link jaringan, penyimpanan, dll). Dan dilindungin oleh keamanan yang tinggi dengan metode akses kontrol biometrik. 

Demikian beberapa hal dari banyak hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan data center, kita dapat juga menggunakan standard ANSI/TIA-942 IEEE.

Kalimantan daerah teraman dari bencana gempa bumi
Jika kita ingin membangun Data Center Terbesar dan Terkuat Di Asia Tenggara, dimanakah didaerah Indonesia ini yang paling tepat kita jadikan basis pembangunan kita?

Belajar dari proteksi yang sangat hebat yang dilakukan oleh PIONEN data center, pemilihan lokasi Data Center di wilayah Indonesia yang rawan bencana tentu menjadi hal yang wajib di pertimbangkan.

Bencana merupakan momok perusak dan merupakan hal yang tidak mampu dihindari dengan kekuatan manusia, penyebab utama bencana adalah gunung meletus, gempa, banjir, kebakaran, huru hara/konflik.

Peta Zona Gempa Indonesia dapat kita jadikan sebagai Acuan Dasar Perencanaan dan Perancangan, Peta ini telah disusun dengan memperhatikan sumber gempa pada zona subduksi dan sesar aktif yang teramati selama 100 tahun pengamatan terakhir. 



Secara geografis, kalimantan berada diTengah-tengah Indonesia, sangat dekat posisinya ke Negara-negara di kawasan asia tenggara.

Persiapan Infrastuktur dan Energi
Infrastruktur Backbone Jaringan Telekomunikasi
Untuk menjamin lalu lintas data dalam rencana pembangunan data center ini, maka perlu diperhatikan struktur jaringan telekomunikasi dari dan ke pulau Kalimantan. Pembangunan infrastruktur Palapa Ring dapat disesuaikan agar pembangunan serat optik ke daerah ini bukan hanya sebagai daerah secondary, tetapi harus sebagai titik pusat data bagi kebutuhan kawasan Asia Pasifik.


Pembangunan Palapa Ring


Infrastruktur Energi
Walaupun Kalimantan terkenal sebagai kawasan kaya batubara sebagai salah satu kebutuhan primer pembangkit tenaga listrik, Kalimantan sangat kekurangan listrik. Masalah ini tentu jauh dari harapan kita, dan harus segera dapat diatasi.
Pemakaian sumber energi terbarukan juga menjadi sorotan penting ditengah gencarnya usaha masyarakat Dunia untuk mengurangi emisi karbon, dan posisi Kalimantan sebagai paru-paru dunia.
Kepastian kontinuitas dan sistem redudansi listrik bagi data center tidak dapat ditawar, dan ini dapat menjadi alasan pentingnya pembangunan infrastruktur listrik yang baik bagi pulau Kalimantan.


Kepastian Regulasi dan Investasi
Pembangunan data center sampai saat ini masih berada pada ranah bisnis, belum masuk kepada suatu hal yang disiapkan menjadi isu keamanan dan ketahanan nasional, padahal data-data yang disimpan pada Data Center adalah sangat penting, dan juga menjadi kunci penting besarnya lalu lintas perjalanan data yang akan mempengaruhi investasi pada jaringan Internasional. 
Masih segar diingatan kita bagaimana pemerintah mendesak RIM untuk membangun data center di Indonesia, ketidak jelasan regulasi akhirnya hanya membuat bingung pihak RIM, oleh karena itu, pemerintah dan pelaku IT diharapkan memberikan rasa aman kepada para investor yang ingin membangun data center dan juga pemilik data untuk menjamin keamanan pembangunan data center dan juga data yang tersimpan didalamnya.


Mari Bangun Data Center Terbesar, Terbaik dan Teraman seAsia Tenggara di Kalimantan! 


Penulis,
Fadil
fadilde@gmail.com
@fadilblank

Artikel Terkait

1 komentar:

  1. Terimakasih Infonya
    artikel yang bagus,
    sangat bermanfaat..
    Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Ekonomi di UII Yogyakarta
    :)
    twitter : @profiluii :)

    BalasHapus

Membuat Link Pada Komentar Anda
Agar pembaca bisa langsung klik link address, ketik:
<a href="link address">keyword </a>
Contoh:
Info terkini klik <a href="www.manajementelekomunikasi.org"> disini. </a>
Hasilnya:
Info terkini klik disini.

Menambahkan Gambar Pada Komentar
Anda bisa menambahkan gambar pada komentar, dengan menggunakan NCode berikut:

[ i m ] URL gambar [ / i m ]

Gambar disarankan memiliki lebar tidak lebih dari 500 pixels, agar tidak melebihi kolom komentar.

---

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger