Seri Kapita Selekta
oleh: Djamhari Sirat dan Fajardhani
oleh: Djamhari Sirat dan Fajardhani
Mengapa mempelajari model bisnis? Dengannya kita dapat menemukan informasi berharga sejak jauh hari sebelum suatu kejadian benar-benar terjadi. Cukup banyak waktu untuk mengantisipasi suatu kerugian atau memaksimalkan sebuah peluang. Intinya adalah membangun keunggulan.
PEMBUKA
Ada yang janggal jika kita jeli memperhatikan pergerakan harga saham perusahaan operator telekomunikasi (lihat artikel Halo-Halo Bandung).
Di era informasi ini tidak ada industri atau perusahaan yang tidak memanfaatkan layanan operator telekomunikasi untuk kegiatan usahanya. Tetapi ada paradoks disitu. Industri yang memanfaatkan layanan tumbuh dengan baik sementara industri telekomunikasi kinerjanya justru tertinggal jauh.
Apa yang sebenarnya terjadi? Pasti akan ada banyak jawaban yang muncul.
Namun pada topik kapita selekta kali ini kita hanya tertarik pada kemungkinan terjadinya perubahan model bisnis.
Fenomera turunnya pendapatan dan profitabilitas mungkin telah terjadi pada industri lain saat industri telekomunikasi melakukan transformasi bisnis melalui perkembangan teknologi dan deregulasi industri. Dengan kasat mata kita bisa melihat layanan dan operasi di perbankan dan retail telah jauh berubah.
Kini perubahan itu “memukul balik” industri telekomunikasi bersamaan dengan munculnya era konvergensi. Mungkin saja M&A (merger and acquisition) tidak saja terjadi di tingkat perusahaan tetapi terjadi di tingkat industri. Ini berarti lanscape akan berubah drastis.
Model bisnis diharapkan dapat menguak informasi penting yang diperlukan.
Untuk itu kita perlu sebuah tool atau metode sebagai alat bantu. Alat bantu yang dipilih adalah seperti yang dijelaskan dalam buku Business Model Generation. Tentu ada banyak pertimbangan yang telah dilakukan sebelum memutuskannya.
Dari sini diharapkan kita dapat menemukan arah perubahan yang lebih jelas berdasarkan sejumalah kajian akademik.
Namun pada topik kapita selekta kali ini kita hanya tertarik pada kemungkinan terjadinya perubahan model bisnis.
Fenomera turunnya pendapatan dan profitabilitas mungkin telah terjadi pada industri lain saat industri telekomunikasi melakukan transformasi bisnis melalui perkembangan teknologi dan deregulasi industri. Dengan kasat mata kita bisa melihat layanan dan operasi di perbankan dan retail telah jauh berubah.
Kini perubahan itu “memukul balik” industri telekomunikasi bersamaan dengan munculnya era konvergensi. Mungkin saja M&A (merger and acquisition) tidak saja terjadi di tingkat perusahaan tetapi terjadi di tingkat industri. Ini berarti lanscape akan berubah drastis.
Model bisnis diharapkan dapat menguak informasi penting yang diperlukan.
Untuk itu kita perlu sebuah tool atau metode sebagai alat bantu. Alat bantu yang dipilih adalah seperti yang dijelaskan dalam buku Business Model Generation. Tentu ada banyak pertimbangan yang telah dilakukan sebelum memutuskannya.
PENDEKATAN
Kita akan mempelajari perubahan model bisnis sejumlah industri atau perusahaan-perusahaan yang menjadi pemimpin di industri tertentu. Sejalan dengan itu, kita juga akan memetakan perubahan model bisnis di industri telekomunikasi dari waktu ke waktu.TUJUAN, RUANG LINGKUP DAN BATASAN
Tujuannya adalah dalam lingkup akademik, membuat perkiraan model bisnis operator telekomunikasi di masa depan dengan ruang lingkup membangun pemahaman berbagai model bisnis terkait dan jenis layanan terkait tetapi tidak membentuk model bisnis yang lengkap dan siap untuk diimplementasikan.TAHAPAN
Pertama, mengenal dan memahami model serta trend bisnis mainstream, teknologi, layanan, biaya, regulasi, dan lingkup usaha sektor telekomunikasi termasuk melakukan verifikasi kepada para nara sumber. Kedua, membangun rancangan operasi operator untuk jenis layanan, trend persaingan, harga, lingkup dan fokus usaha.MANFAAT YANG DIHARAPKAN
Tema kuliah kapita selekta 2013 adalah “the future of telecommunication operators”. Tema ini dipicu oleh adanya “krisis” atau potensi krisis pada operasi berjalan saat ini dimana pertumbuhan usaha sudah semakin menurun. Atau dapat dikatakan bahwa pasar tidak bereaksi seperti apa yang diperkirakan oleh para operator.Dari sini diharapkan kita dapat menemukan arah perubahan yang lebih jelas berdasarkan sejumalah kajian akademik.
SEKILAS TENTANG TOOL
Bermula dengan mengenal tool utama yaitu KANVAS yang diikuti dengan POLA, DESAIN, dan STRATEGI secara visual.| source: www.businessmodelgeneration.com |
Know the customers [CS], value creation [VP] kepada customers, channel atau jalur untuk menyampaikan value [CH], customer relationships untuk membangun dan mempertahankan customer [CR], revenue stream [R$], key resources untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan VP, CH, CR, dan R$ kita [KR], key activities untuk mengetahui aktivitas utama yang diperlukan VP, CH, CR, dan R$ oleh KR kita [KA], key partnerships untuk mengetahui mitra utama [KP], dan cost structure untuk mengetahui biaya terpenting, sumberdaya paling mahal, aktivitas-aktivitas kunci paling penting yang ada dalam model bisnis [C$].
Selain itu perlu memperhatikan kinerja keuangan para pemain utama di dalam model bisnis melalui laporan keuangan.
Sumber: Business Model Generation, Osterwalder & Pigneur, Gramedia, 2012
+++
Mari kita diskusikan lebih lanjut dan membangun kanvas masing-masing.
Model bisnis operator selular di awal pertumbuhannya
Model bisnis operator fixed line sebelum deregulasi industri telekomunikasi
Model bisnis operator fixed line setelah deregulasi industri telekomunikasi hingga saat ini
Model bisnis operator selular plus layanan data saat ini
Model bisnis regulator sebelum deregulasi
Model bisnis regulator paska deregulasi hingga saat ini
Selain itu perlu memperhatikan kinerja keuangan para pemain utama di dalam model bisnis melalui laporan keuangan.
Sumber: Business Model Generation, Osterwalder & Pigneur, Gramedia, 2012
+++
Mari kita diskusikan lebih lanjut dan membangun kanvas masing-masing.
Model bisnis operator selular di awal pertumbuhannya
Model bisnis operator fixed line sebelum deregulasi industri telekomunikasi
Model bisnis operator fixed line setelah deregulasi industri telekomunikasi hingga saat ini
Model bisnis operator selular plus layanan data saat ini
Model bisnis regulator sebelum deregulasi
Model bisnis regulator paska deregulasi hingga saat ini


11:44 AM
Manajemen Telekomunikasi

























